Chapter, Drable, Romance, Twoshot

If (Twoshot-End)

if

Title : If (2/2)

Author : BoraYoung

Poster by :  Fearimaway @ssoopuding.wordpress.com

Genre : Romance, Life School

Rating : General

Length : Twoshot

Main Cast : Choi Sooyoung, Kris Wu 

*************************************************************

Setelah memutuskan Jessica, aku memikirkan strategi untuk mendekati yeoja itu. Ah aku tau! Besok akan ku mulai rencana ku. Choi Sooyoung, sebentar lagi kau akan jadi milikku.

♪ If

Aku memasuki ruang panahan. Dengan alibi menemui Tao, padahal aku ingin melihatnya. Dia berada di tengah ruangan, sedang berlatih. Aku duduk di sudut ruangan, sambil menanti Tao mengganti pakaiannya, aku memerhatikannya. Ekspresi wajahnya yang sangat serius saat memanah, seakan-akan di depannya terdapat musuh yang harus dibunuh. Tembakannya sangat tepat sasaran.

“Tembakan mu tepat sasaran sekali, Sooyoung-ssi.” Setelah beberapa kali menimang untuk menghampirinya atau tidak, aku memutuskan untuk menghampirinya. Tidak ada respon, hanya dahi yang mengkerut dan reflek tangannya yang mengangkat busur panahnya kepada ku.

“Tenang lah, em, bisakah kau jauhkan busur panah mu? Itu cukup berbahaya Sooyoung-ssi.” Tanpa menjawab atau basa basi, dia langsung meninggalkan ku. Begitukah? Astaga, baru kali ini ada yeoja yang menolak pesona ku.

“Hyung, apa yang kau lakukan di tengah area?” suara Tao menyadarkan ku dari segala pemikiran ku. Shock? Tentu saja! Aku masih tidak bisa mempercayai yeoja itu –Sooyoung- mengacuhkan ku begitu saja.

“Ani, hanya melihat-lihat saja.”

“Tapi itu berbahaya. Kajja.” Tao menarik ku keluar ruang panahan. Dari sudut mata ku, aku masih melihat yeoja itu memandang ku dengan tatapan heran.

♪ If

Kini hari-hari ku kuhabiskan dengan memperhatikan yeoja bernama Choi Sooyoung. Dia benar-benar membuat ku penasaran. Aku tau dia tertarik akan sesuatu dengan ku, tapi itu pada awalnya. Memang awalnya aku memperhatikannya dari jarak jauh. Tapi aku pikir, itu hanya akan memakan waktu. Jadi aku dengan maksud agak terselubung memperhatikannya dari jarak dekat. Awalnya dia tidak menyadarinya, tapi lama kelamaan, mungkin dia merasa aneh. Aku yang jarang terlihat tiba-tiba saja selalu berkeliaran di sampingnya. Apa lagi aku yang sering sekali mengikuti Tao untuk latihan panahan. Padahal aku tidak pernah sekalipun mengikuti member geng ku yang lain. Mulai pada saat itu lah dia menghindar dari ku dan menatap ku aneh.

Aku mulai kehilangan akal. Dan pada saat itu juga teman-teman ku menyadari gelagat ku.

“Apa kau ada masalah hyung?” – Tao

“Ani, waeyo?”

“Kau tidak terlihat seperti biasanya Kris.” Kata Luhan. Memang aku tidak bersikap seperti biasanya, tapi aku berusaha untuk menutupi semuanya.

“Ayolah hyung, kita sudah berteman sangat lama. Apa kau masih tidak mempercayai kami?” kali ini Sehun merajuk pada ku. Dan saat ini aku tidak punya pilihan lain, selain menceritakan semuanya kepada mereka.

“Aku sedang mendekati seorang yeoja. Tapi di dekati satu langkah, maka dia mundur dua langkah. Jika aku berlari mendekatinya, mungkin dia sudah marathon.”

“Woaaaaa, aku kira kau tidak akan mendekati yeoja lebih dulu Kris. Nuguya??” tanya Luhan sambil tersenyum miring.

“Jangan-jangan hyung suka dengan…” kata-kata Tao yang menggantung begitu saja membuat Luhan dan Sehun semakin penasaran.

“Nugu nugu nugu????”

“Sooyoung noona.”

“MWO???!!! Jinjayo?”

“Nde, Choi Sooyoung.”

“Pantas saja hyung jadi sering datang ke klub panahan. Kalian harus tahu ya, Kris hyung sering sekali berada di tengah arena panahan seorang diri. Aku sudah memberi tahunya berkali-kali, jangan dia berdiri di tengah arena panahan. Itu berbahaya. Sekarang aku mengerti, pasti Kris hyung sedang mendekati Sooyoung noona tapi ditinggal olehnya.”

“Nde, kau benar sekali Tao.”

“Aigoo, aku tidak percaya seorang Kris Wu ditolak oleh yeoja bernama Choi Sooyoung.”

“Kalau menurut ku sih wajar saja Kris hyung di tolak oleh Sooyoung noona. Secara ya, Sooyoung noona itu cantik, tinggi, seperti model, ketua klub panahan, berkarisma, ramah pada siapa saja. Ah, andaikan aku seumuran kau hyung, aku pasti sudah mendekati Sooyoung noona. Karena yang aku dengar dia tidak suka dengan lelaki brondong manis seperti diri ku.” Kata Sehun sambil menopang dagu dengan kedua tangannya. Matanya terlihat seperti menerawang. Aku tidak membantah satu kata pun yang diucapkan oleh Sehun. Karena yang dikatakannya memang benar adanya tentang Sooyoung.

“Ah! Aku punya rencana!” tiba-tiba saja Luhan berseru membuat kami bertiga kaget.

♪ If

Aku mulai mendekati Sooyoung dengan rencana yang telah disusun oleh Luhan. Bukan hanya aku yang mendekati Sooyoung, tapi kami berempat akan langsung bersama mendekatinya.

Siang ini aku melihat Sooyoung, Hyoyeon, Yuri, Yoona dan juga Taeyeon sedang makan bersama di meja bundar yang cukup untuk 10 orang. Kami berempat menghampiri mereka.

“Annyeong noona, bolehkah aku duduk di sini? Meja yang lain sudah penuh.” Tao memulai aksinya. Yang membuat semua orang yang duduk di meja itu menoleh ke arah kami.

“Ah Tao..” ucapannya terhenti seketika begitu melihat wajahku. Teman-temannya juga malah hanya memandangi kami, sampai salah satu dari mereka –Yuri- dengan antusias menyambut kami untuk duduk bersama.

“Ah nde tentu saja kalian boleh duduk bersama kami.” Aku hanya tersenyum, sedangkan Sooyoung hanya memandang wajah ku sebal. Aku mengambil tempat duduk tepat dihadapannya. Aku memerhatikan segala gerak-geriknya yang membuatnya cukup salah tingkah.

Setiap harinya aku lalui dengan mendekati dirinya. Aku juga mulai mendekati teman-temannya agar dapat lebih mudah ikut pergi kemana pun mereka pergi. Tentu saja itu membuat aku memiliki waktu lebih banyak waktu berdua dengan Sooyoung. Dan aku rasa teman-temannya sudah mengetahui maksudku mendekati mereka, karena ingin mendekati Sooyoung.

♪ If

Dua bulan ku lalui dengan mendekati dirinya. Tapi masih saja belum mendapatkan respon positif dari dirinya. Dan rasa yang ku rasakan bukan hanya sekedar rasa penasaran dan obsesi. Tapi rasa suka dan mungkin cinta sudah aku rasakan.

“Aku rasa kau harus segera menyatakan perasaan mu kepadanya Kris.” Kata Luhan saat kami sedang istirahat bermain futsal.

“Apa kau yakin aku tidak akan di tolak?”

“Melihat ekspresinya selama ini, dia tidak percaya pada mu. Mungkin dia menunggu mu untuk menyatakan perasaan mu padanya.”

“Ya, mungkin.”

“Kau harus cepat, sebelum dia menjadi yeojachingu orang lain.”

♪ If

Tiga hari kemudian, aku menunggu Sooyoung depan lorong perpustakaan. Karena ini memang jadwal tetapnya berkunjung ke perpustakaan. Setengah jam aku menunggu, akhirnya dia keluar juga. Dia sempat terkejut melihat ku ada di lorong perpustakaan, tapi dia berusaha untuk bersikap biasa saja. Saat dia hampir melewati ku, aku menahan lengannya.

“Waeyo?” dia menoleh sekilas dengan wajah datarnya.

“Sooyoung-ah, saranghamnida.”

“Nde?”

“Jadilah yeojachinguku.” Dia hanya tersenyum sinis, dan kemudian berlalu begitu saja dari hadapanku.

“Dalam mimpi mu, Tuan Wu.”

♪ Fin ♪

Annyeong, mianhaeyo…

Ini udah lama jadi, tapi karena author harus mengikuti MPA a.k.a Ospek jadi baru sempet ngepost sekarang..

Eotte? Gantung? Jelekkah?

Iklan

54 tanggapan untuk “If (Twoshot-End)”

  1. Ping-balik: If (2/2) | Our Story
  2. suka>< tapi…….
    author, ini gantung ;____; padahal lagi seru-serunya;__;; harus ada sequel pokoknya;-;
    sookris harus nyatu ;___; gapapa aku di cap sebagai reader ngotot(?) yg penting sookris harus nyatu hihi :"D

  3. Yahhhh… author ngegantung
    Bikin sequel thor please ya thor

    Aku sempat lupa sama ff ini
    Tapi baru liat posternya langsung ingat. Hehehe

    Bikin sequel ya thor
    Ditunggu loh

  4. ko’ ending’a begitu chingu gantung…masa kris ditolak mentah2 ma soo padahal sebelum’a kan soo yg merhatiin kris mulu

  5. hah? Segini doang? Ini sih mesti ada sequel, ga mau tau ending nya sookris harus jadian! Hehe 😀 tapi terserah author juga sih, aku cuma berharap semoga ada sequel 🙂

  6. Bgus thor, tp ini lebih co2k dijadiin chapter drpd twoshoot. Cz, ending di part 2 ny mlah bkin penasaran bgt…

  7. aku mencium bau-bau sekuel…
    karena di sini cuma nunjukkin sisi kris nya aja,
    jadi kita gak tau gimana perasaan sooyoung sebenernya
    yeah walaupun rada keliatan di sini sooyoung tuh agak jijik gimana gitu ya ke kris, hahaha…
    mau di lanjut gak eon?

  8. Chingu!!!! Ini kenapa sangat singkaaaattt????!!! Hyaaaaaa!!! Kok Sooyoung nolak Kris sih? Kan Sooyoung dr awal juga udh naksir sama Kris. Kasian Kris ditolah 😦 sama aku aja deh benben, wkwk. Ayo dong dilanjutin chingu, aku mau mreka berdua jadiaaaannn… Plissssss, dilanjutin yaaaaaa…

      1. Abisnya dr awal si Soo kan diem2 suka merhatiin Kris juga. Wkwk. Duh, aku buka ini ff tuh berharap udh nongol sekuelnya, eh taunya belom nongol. Kapan nongolnya nih chingu? Aku kalo yang berhubungan dengan ‘SooKris’ tuh paling greget dan gak sabaran deh. Ayo dong ayo dibuat. Kalo bisa ceritanya agak panjangan yah. Scene SooKris’nya juga dibanyakin *hayaaah* biar asiiiik gitu bacanya *ihiiiy* Haha, btw aku heboh bgt ya. Wkwk. Pokoknya ditunggu ya kelanjutannya! Semangat nulisnya! (•ˆ⌣ˆ•)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s